Cerita Semut-semut Kosan yang Bergoyang


2 hari ini berkecimpung dengan perubahan kurikulum di kampus. Istilah kerennya, ekuivalensi kurikulum. Salah banget nih gak lulus cepet [sensor], akibatnya ya status saya jadi “romantika tingkat akhir, deritanya tiada tara”. Jam 10 lewat hari ini langsung meluncur menuju dosen wali. Wah, Harap-harap cemas deh rasanya, apalagi takut juga pas ketemu dosen wali terus kepleset tanya, “belum lulus ya mas?”. Jawaban terbaik yang bisa saya lakukan cuma *pasang muka nyengir ala boiben sambil lihat temen sebelah yang belum lulus. Maknyus deh. Open-mouthed smile

Continue reading “Cerita Semut-semut Kosan yang Bergoyang”