BTS, #kotakkotak, #Cicak, #Buaya, #SAPI


Dua puluh dua lebih kosong lima

Jam tangan mas Sopan sudah dulu melampaui sepersekian detik dari jam tangan mas Santun. Kalo dilihat, dua orang ini adalah penjaga site BTS Operator merah putih itu dari jaman merah putih tertutup warna kuning sebelum 1998. BTS (Base Transreceiver Station) ki yo podo koyok bandar sinyal telekomunikasi. Onone gak jauh-jauh dari tower telekomunikasi. Kalo sampeyan lihat, disitu ada tower, dibawahnya pasti ada #kotakkotak yang kabelnya terhubung dengan tower itu. Itulah BTS.

“Kalau BTS rusak pan, kita itu bakal kehilangan sinyal, alias blankspot“, tegas Santun. Ooo, lah jadi #kotakkotak itu kerja 24 jam sehari buat arek-arek biar bisa sms, telpon-telponan gitu Cuk? Yoh, betul Pan. Makane #kotakkotak iku dipakai pak Jonowi buat jadi modal kampanye beliau kemarin di Ibukota Ngastina. “Lo, bukane di Jayakarta lek?”, Sopan nyeletuk. Bukan pan, bukan #kotakkotak yang itu. Kalau #kotakkotak yang itu mah awalnya karena si doi pas ngedaftar ke KPUD pakenya baju #kotakkotak pan, akhirnya malah jadi ngetren itu #kotakkotak. “Lah terus lek, berarti sama dong #kotakkotak BTS, karo sing neng Jayakarta kae?”  Continue reading “BTS, #kotakkotak, #Cicak, #Buaya, #SAPI”

Menang Pertama [bagian 1]


Berbicara mengenai kegagalan, saya yakin bahwa semua orang sudah sama-sama mengetahui bahwa kegagalan itu bukanlah sebuah aib, tetapi kegagalan itu merupakan sebuah jalan yang Tuhan ciptakan untuk membuat kita lebih dewasa dalam hal apapun, begitu juga dengan menulis. [kalau tulisan ini mau dibuat quotes dan di jadikan wallpaper atau mau dipasang di dinding kamar, dipersilahkan. Hehe]

Ceritanya begini.
Alhamdulillah, akhir Mei 2012, saya kaget melihat pengumuman bahwa saya menjadi juara 1 lomba blog. Artikel yang dituliskan pada blog tersebut adalah sebuah tulisan yang membicarakan mengenai sebuah realitas tentang musik anak yang mungkin saat ini kemunculannya sudah hampir di telan jaman, dan pastinya sekarang dunia anak sudah tergeser dengan banyaknya musik-musik “galau”, yang memang dirasa belum pantas jika harus dikonsumsi oleh anak-anak kecil. Untuk lebih jelasnya silahkan dibaca artikel yang saya kirim tentang lomba seperti yang telah saya sebutkan di atas: [Elegi Musik Anak Masa KiniContinue reading “Menang Pertama [bagian 1]”

Gerakan Donasi Bersama Wujudkan Ambulan Gratis dan Beasiswa Ratusan Anak


Menaiki Trans Jogja [angkutan di jalur kota yang kayak Busway] dikala hujan benar-benar membuat suasana semakin berbeda, ditemani lagu ngamen enem-nya Eni Sagitapun serasa semakin menambah manisnya matahari di siang itu [gak mungkin lah, kan lagi ujan]. 🙂

Di tengah-tengah perjalanan bus 2A yang mengarah ke Gejayan, ada satu hal yang menarik yang dikumandangkan oleh radio, yaitu semacam iklan yang mengumumkan gerakan pengumpulan uang Rp. 2000,00 dalam 50 hari yang dinamakan gerakan donasi “Semoga Harimu Menyenangkan”. Continue reading “Gerakan Donasi Bersama Wujudkan Ambulan Gratis dan Beasiswa Ratusan Anak”