Malam Tak Pernah Menyala


Kehidupan dunia selalu terjamah antara siang dan malam, atau bahkan keduanya. Dan kenyataannya, malam itu tidak diam, dia hanya menuangkan gagasan yang bukan pada tempat kebiasaanmu. Bahkan malam “bagi para penikmatnya” terkadang memberikan inspirasi di luar batas kemampuan siang untuk merajut cerita. Bayangkan saja, kebisingan, keramaian, kehangatan sudah tidak berlaku bagi malam. Tapi, hanya kegelapan, kesunyian, serta banyaknya kesakitan koridor-koridor ruang otakmu yang merambah tanpa batas disana. Kawin, beranak pinak, bahkan penuh sesak berjubel untuk mengantri masuk ke otakmu yang hanya seperempat einstein bahkan kurang. Tertumpuk, hingga berjejer bukit-bukit pesakitan yang tingginya naik turun, tak ada yang persis sama. Continue reading “Malam Tak Pernah Menyala”

BTS, #kotakkotak, #Cicak, #Buaya, #SAPI


Dua puluh dua lebih kosong lima

Jam tangan mas Sopan sudah dulu melampaui sepersekian detik dari jam tangan mas Santun. Kalo dilihat, dua orang ini adalah penjaga site BTS Operator merah putih itu dari jaman merah putih tertutup warna kuning sebelum 1998. BTS (Base Transreceiver Station) ki yo podo koyok bandar sinyal telekomunikasi. Onone gak jauh-jauh dari tower telekomunikasi. Kalo sampeyan lihat, disitu ada tower, dibawahnya pasti ada #kotakkotak yang kabelnya terhubung dengan tower itu. Itulah BTS.

“Kalau BTS rusak pan, kita itu bakal kehilangan sinyal, alias blankspot“, tegas Santun. Ooo, lah jadi #kotakkotak itu kerja 24 jam sehari buat arek-arek biar bisa sms, telpon-telponan gitu Cuk? Yoh, betul Pan. Makane #kotakkotak iku dipakai pak Jonowi buat jadi modal kampanye beliau kemarin di Ibukota Ngastina. “Lo, bukane di Jayakarta lek?”, Sopan nyeletuk. Bukan pan, bukan #kotakkotak yang itu. Kalau #kotakkotak yang itu mah awalnya karena si doi pas ngedaftar ke KPUD pakenya baju #kotakkotak pan, akhirnya malah jadi ngetren itu #kotakkotak. “Lah terus lek, berarti sama dong #kotakkotak BTS, karo sing neng Jayakarta kae?”  Continue reading “BTS, #kotakkotak, #Cicak, #Buaya, #SAPI”

[Elegi] Mahasiswa Tingkat Akhir – Pesan Soekarno


“ketika genderang perang sudah terdengar dan mulai ditabuhkan”

Bandung, 5 Desember 2012

SK TA


Alhamdulillah, hari ini Surat Keputusan Tugas Akhir saya keluar, pembimbing 1 dan 2 sudah fix meski kemarin-kemarin pembimbing pertama saya resign dari kampus, dan pembimbing kedua saya belum ditemukan bahkan keliatan batang hidungnya, tetapi hari ini, kedua pembimbing yang tidak saya duga-duga ternyata berhasil ditempatkan di kedua tempat mulia itu. Entah berkah atau musibah, tetapi cinTA tetap harus dikejar, hingga berbuah manis. Benar begitu bukan? 🙂

Mohon doanya dari kisanak-semua 😀 Continue reading “SK TA”

Entah Mengapa versi Kedua: Daktarin Masa Milenium


Hari ini, saya punya tiga versi “entah mengapa”.

Pertama,
Entah mengapa, hari ini begitu melelahkan, sudah seminggu lebih atau bahkan dua minggu lebih jam tidur berubah total, ya berubah total. Waktu shubuh menjadi ajang pertama memejamkan mata, siang menjadi pagi, malam menjadi sore. Dan tahukah yang lebih menyebalkan? Kepala ini serasa dipukul, si “penat” berkumpul tepat di tengah dahi. Setia duduk, sambil tidak melakukan apapun, bahkan mundur atau maju selangkahpun tidak. Mau dikata apa, sekarang si “penat” sudah menjadi teman setiaku setiap hari, tak ada yang menduakanku dari apapun kata dia.  Continue reading “Entah Mengapa versi Kedua: Daktarin Masa Milenium”

Jalan Tuhan yang tak berbatas


Teman-teman kita sekarang sudah berkarya dimana-mana ya. ada yang sudah kerja, ada yang sudah punya usaha, dan ada juga yang masih pusing ngerjain TA di kampusnya. Status facebook pun beragam, menceritakan pusingnya kerja, senangnya kerja, atau mungkin tentang mengejar dosen pembimbing yang susahnya minta ampun meski hanya bertemu sebentar untuk melaporkan progress TA-nya. Ah, mau impian kayak apapun, semua memang punya cerita. Suksespun, tiada yang tahu arahnya. Bisa saja orang yang sekarang di caci maki karena kebodohannya, karena IPK yang tak menjamah 3 bahkan 2 nantinya lebih sukses dari yang lulus cepat, ber IPK kan cumlaude. Mau tidak terima? Silahkan. Tapi kadang realitanya ya seperti ini. Kuncinya cuma satu, Jangan remehkan orang-orang golongan itu, yang telat lulus, yang DO, yang IPKnya rendah. Karena bisa saja, Tuhan mengangkat derajat mereka lebih tinggi dari kalian, atau mungkin “kita” yang seringkali meremehkan golongan itu. Saya bukan mengejek yang lulus cepat, yang ber-IPK kan cumlaude, atau apapun. Tapi memang nyatanya, tidak sedikit golongan itu, bisa membalikkan persepsi yang sudah tertanam di benak kita, jauh dari ekpektasi yang kita bayangkan sekarang. TOLONG, sekali lagi, pikirkan bahwa Tuhan punya beribu cerita yang tak berbatas, dan seperti apa ujungnya, hanya Dia yang tahu.  Continue reading “Jalan Tuhan yang tak berbatas”

Pesan Pak Dosen [tentang] Emoticon


Saya tu lagi demen-demennya emoticon-emoticon yang agak gedean dikit, ini inspirasi pas saya liat blog punya temen yang baru SKSD. Hahaha. . Lumayan dah, emot-emot yang agak gehol gak cuma bentuk bulet kecil kayak lubang peluru plastik warna kuning. Tapi emot-emot yang lebih bercahaya, bak lampu yang menyala di malam hari *lalu turun hujan salju

Continue reading “Pesan Pak Dosen [tentang] Emoticon”

Cerita Semut-semut Kosan yang Bergoyang


2 hari ini berkecimpung dengan perubahan kurikulum di kampus. Istilah kerennya, ekuivalensi kurikulum. Salah banget nih gak lulus cepet [sensor], akibatnya ya status saya jadi “romantika tingkat akhir, deritanya tiada tara”. Jam 10 lewat hari ini langsung meluncur menuju dosen wali. Wah, Harap-harap cemas deh rasanya, apalagi takut juga pas ketemu dosen wali terus kepleset tanya, “belum lulus ya mas?”. Jawaban terbaik yang bisa saya lakukan cuma *pasang muka nyengir ala boiben sambil lihat temen sebelah yang belum lulus. Maknyus deh. Open-mouthed smile

Continue reading “Cerita Semut-semut Kosan yang Bergoyang”

Trilogi Dunia Gaib


Saat ini, dunia tergemparkan oleh Klinik Tong Fang, Cewek Jogja, dan Tentang enaknya skripsi yang menjadi trending topik dan membuat perbincangan yang menggelitik di dunia gaib (*maya). Ya, mungkin kepopuleran The Lord Of the Ringpun hanya sebatas biji jagung jika dibandingkan dengan Trilogi Dunia Gaib saat ini. Sungguh Trilogi diatas, jadi satu kiasan tersendiri, bagaimana dunia gaibpun, bisa melahirkan satu cerita

Continue reading “Trilogi Dunia Gaib”

Alit – Lebih galau

http://www.youtube.com/watch?v=YptpX_VsYNo&feature=share

Meskipun gak cukup bagus, tapi kreatif juga. hehehe
Ini lagu cover lagunya adera – Lebih Indah

Lagi-lagi gak kalah set, masih berkaitan dengan galau skripsi. Dan satu lagi, penyanyinya gak tahu benar apa gak, katanya dari Sragen. Mantap lah, gak nyangka aja orang Jawa. Hehehe 🙂

Check this!!


Meskipun gak cukup bagus, tapi kreatif juga. hehehe
Ini lagu cover lagunya adera – Lebih Indah

Lagi-lagi gak kalah set, masih berkaitan dengan galau skripsi. Dan satu lagi, penyanyinya gak tahu benar apa gak, katanya dari Sragen. Mantap lah, gak nyangka aja orang Jawa. Hehehe 🙂

Check this!!