“Raisa” Berbaju Merah


Hari ini, aku pergi ke suatu tempat dimana mentari bersembunyi di balik pepohonan. Hujan sedari pukul dua belas, mulai menyangsikan kaki untuk segera beranjak. Lucunya, pernikahan buatku sudah menjadi mimpi siang bolong yang kemudian diwujudkan oleh temanku siang ini. Dan kesepuluh orang jones, membawa bekal sakit hati yang tak kunjung sirna oleh datangnya (bidadari) pujaan hati.

Continue reading ““Raisa” Berbaju Merah”