Malam Dendam Kesumat!!


Bukan sulap, bukan sihir.
Malam ini, waktunya dendam kesumat.
Melupakan semua penat, dari senin hingga jumat.
Berdiri gontai, luruskan badan,
mencoba selaraskan rima jalan-jalan yang menjerat.
Orang berteriak-teriak, hingga menggeliat, mengumpulkan riak yang sudah menjadi beku, atau hanya menjadi selingan lagu sendu milik band jaman dulu. Continue reading “Malam Dendam Kesumat!!”

Elegi metamorfosa hari ini


Mari bergabung dengan elegi metamorfosa hari ini

Aku capek, hari ini cuma duduk
tak ada makanan, tak ada minuman
hanya memandangi ibu-ibu depan meja berkelut dengan temannya
bapak sebelah meja sibuk dengan laptop mungil yang terhubung dengan proyektor
jarinya menari-nari, lihai memang
tapi entah, menulis apa dia

Aku capek, hari ini hanya ngetwit, posting blog, cek comment
hampir selalu seperti itu
Cek notif, cek @connect, tak ada yang lain
Keluar? Masih jam kantor
Bisa-bisa dua hari kerja, resign “mode on”

Aku capek, hari ini hape hanya diam seribu bahasa
Tak ada sms, telepon, hanya setia memandangi jam yang
semakin bertambah menit, detik, jamnya.
Padahal, jam tangan “guess” menempel apik di
tangan kiriku.

Aku capek, hari ini selepas ba’da dhuhur
aku makan diwarung sebelah bareng temanku
semangkok pangsit dihargai dengan harga 8 ribu
tak ada minuman manis, tak ada senyuman semangat,
benar-benar hari ini jadi suasana yang tak pernah ku suka

Aku capek,
tapi tak pantas jika terus mengeluh,
semangat produktif membawa kekuatan untuk terus bergerak,
bergerak dengan apa yang bisa kita lakukan sekarang,
saat ini!! juga walau hati tak sampai hati untuk membuat
sebuah elegi metamorfosa hari ini.