Jadi Anak Pantai Sehari di Karimun Jawa


Hari kedua saatnya kami berdua explore laut. Island hopping dengan rute barat dimulai dari pukul 08.00 teng. Meskipun pada kenyataannya agak molor karena hujan deras. Rasanya menikmati hujan deras di pinggir laut, mengasyikan!! Apalagi di Karimun, laut pinggir dermaga kinclongnya minta ampun, beda kayak di Muara Angke yang baunya makjleb sama warna airnya yang makjang. #heuheuheuΒ 

hujan di karimun jawa

Pas mau berangkat, hujan. Agak deg-deg ser takut tripnya malah gak jadi. πŸ™‚

Trip kali ini kami lakukan open trip, jadi kami cari-cari jadwal trip sendiri meskipun ujung-ujungnya bisa lewat yang punya penginapan. hehehe. . Cukup bayar 150k/orang sudah dapat macem-macem, peralatan snorkling plus dokumentasi underwater. Ya meskipun dokumentasinya, cuma pakai kamera pocket yang tahan air. Kalo misal kalian rombongan sih malah lebih enak, mau trip barat hari pertama, besoknya trip timur juga cincai. Kalo gak salah penyewaan perahu sih berkisar 400-500k. Belum guide yang kalo gak salah 100-200K.

Dari obrolan singkat dengan peserta trip, kamilah yang lumayan murah 150K. Ada yang 175k, ada yang 200k. Agak beda sih entah itu darimana bedanya.

Nah sekapal ini lumayan ketemu temen baru. Entah kenapa, itulah enaknya open trip. hehe. . Sekapal, yang lebih sering ngobrol sih sama 3 turis ; pasangan dari Austria (Melanie & Thomas), sama satunya dari Inggris (Simon). Pasangan Austria mbolang hampir 2 bulan sama yang Inggris 3 bulan. hahahaha. . Kapan bisa kayak gitu. wkwkwk. Sisa di kapal itu rombongan orang Indonesia yang mereka trip bareng-bareng jadi gak banyak ngobrol.

Berhubung istriku belepotan ngomong inggrisnya, jadi banyakan sih aku yang ngobrol (ngoooook. hehehe). Susahnya itu sama Simon, entah kenapa orang British itu kalo ngomong Inggris berasa kumur-kumur. Hahaha. . Udah di kapal, suara banyakan juga bunyi mesin, akhirnya cuma banyak nyela,Β “Sorry, I can’t hear your voice”. πŸ™‚

Simon ini ceritanya mau pindah tempat tinggal ke Wales kalo gak salah, jadi dia gunain gaji dia selama ini buat travelling 3 bulan, danΒ sendiri. Joooos gandos. Buat mereka, travelling ke Asia itu mahal di transport, cuma murah di biaya hidup. Itulah yang buat dia muter-muter ke Asia Tenggara (termasuk Indonesia) dengan berbekal sebuah kitab keluaran “Lonely Planet” dan beberapa lembar kertas folio pake coretan tangan. Kayaknya sih dari segi tulisan buat itinerary ini orang jauh lebih santai ketimbang orang Indonesia kalo buat itinerary. Maklum, menurut saya sendiri itu semua gak jauh-jauh karena ketatnya waktu buat orang Indonesia. Jadi kalo mau kemana-mana agak horor sama itin. hehehe. . Kita kan kejar waktu dan lokasi, gak kayak mereka santai kayak di pulaaaau. wkwkwkwk

foto bersama di karimun jawa

Foto ala-ala πŸ™‚

loncat yuk di karimun jawa

Here we are. πŸ™‚

Kalo satunya, ya pasangan biasa yang hobi travelling. Kalo ngobrol sama Simon masalah Eropa kita berdua cuma cengar-cengir tingkat dewa. Ngomongin Brexit juga agak ribet karena kosa kata ekonomi dan politik yang terbatas. Haha. . Buat orang Austria, nyemplung ke laut itu senengnya luar biasa, karena di sana gak ada laut. Mentok-mentok cuma danau yang buat mereka bisa ngerasain kayak laut. hehehe. . Uniknya lagi, ini Thomas ternyata Guru SMA jurusan Bahasa Inggris. Bagi orang Austria, mungkin bahasa Inggris sudah jadi second language kali ya. Stylenya mereka ngomong bener-bener clear, jelas ala-ala orang Indonesia ngomong. πŸ™‚

Kembali ke topik pembahasan anak pantai πŸ™‚

Nah, enaknya trip laut di Karimun Jawa ini, makan siang bukan nasi kotak. Tapi bebakaran ikan di Pulau (kalo gak salah Pulau Cemara/Menjangan Kecil yak. Lupa. hehehe). Ikannya pun baru di bakar setelah kami sampai di pulau itu, freshly cooked (kelupaan di foto pas makan. Udah keburu laper. wkwk). Ini yang saya gak dapatkan kalo misal snorkeling di sekitaran Pulau Seribu, Bunaken bahkan Banyuwangi. Disana bisa selonjoran di pasir putih sambil ngeluk boyok setelah snorkling. πŸ™‚

Waktu pulang sore hari tepat pas matahari sudah mulai bergerak tenggelam, kalo misal bejo bisa dapet jepretan bagus. πŸ™‚

foto after wedding karimun jawa

Foto after wedding ala-ala πŸ™‚

sunset hunting karimun jawa

Sunset dari atas kapal.

foto di karimun jawa

Melanie sama Thomas. Sama istri mau jempalitan kayak gini, tapi apa daya. Hahaha. . πŸ™‚

Selesai snorkling, kembali ke penginapan. Bebersih dikit, malamnya ke alun-alun buat makan ikan bakar murah yang selalu bisa di tawar. hehehe. .Β 

Makan malam di alun-alun karimun jawa

Jadi, tertarik liburan ke Karimun Jawa? πŸ™‚

Selamat jalan-jalan. Mari selamatkan generasi bangsa dari bahaya kurang piknik.
Jakarta, 1 Agustus 2017


Ini adalah artikel berseri dari trip saya (dan istri) ke Karimun Jawa. Perjalanan kami di Karimun Jawa tidak begitu banyak, hanya beberapa spot di Karimun Jawa baik darat maupun laut yang berhasil kami kunjungi.

  • Yuk! Island Hopping ke Karimun Jawa = berisikan informasi persiapan perjalanan ke Karimun jawa. Pemilihan waktu, jenis transportasi, informasi sewa motor, serta estimasi budgeting untuk transportasi menuju ke Karimun Jawa. Wajib dibaca untuk temen-temen yang pertama kalinya ke Karimun Jawa
  • Menikmati Senja di Bukit Joko TuwoΒ = kalo misal temen-temen mau foto-foto syantiq buat hunting senja di Karimun Jawa inspirasinya dari sini. πŸ™‚
  • Jadi Anak Pantai Sehari di Karimun Jawa = ini isinya perjalanan trip laut arah barat Karimun Jawa.

16 thoughts on “Jadi Anak Pantai Sehari di Karimun Jawa

Yuks!! Ngobrol di mari.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s