Berkunjung ke Edu Fair 2017


header-edu-fairMumpung dapet freepass untuk masuk ke lokasi edu fair venue Jakarta, akhirnya saya putuskan sekalian saja dateng, report singkat dan review acara. Sebelum ke lokasi, saya sempat tanya-tanya iseng ke salah satu panitia -yang gak saya sebutkan namanya. hehe- terlepas dari informasi yang dipublish resmi dari website dan bukan publish official dari panitia. Sekali lagi artikel ini bukanlah official 🙂 Jadi kalo misal mau cari-cari mengenai info-info resmi silahkan ke websitenya langsung di > https://lpdpedufair.com 


So, goal artikel ini simple banget

  1. Untuk temen-temen yang tahun ini gak kebagian tiket masuk, mohon tenang ini ujian, ujian dari Allah SWT.  Eh, nganu maksudnya tenang, tahun depan insya allah masih ada. Jadi bisa persiapan ya. Kemungkinan sih menurut saya, yang datang tahun ini gak akan beda jauh untuk datang di tahun depan
  2. Sebagai gambaran untuk temen-temen yang ada di Surabaya dan Jogjakarta. Jadi biar bisa ngerasain hebohnya acara nanti yang akan dilaksanakan. 
  3. Menyediakan informasi bagi temen-temen yang agak malas baca official publish. #heuheuheu (wong Indonesia banget iki).
  4. Mau hunting foto. Biar enak pake artikel, biar gak kayak lagu “Hidup tanpa cinta, bagai taman tak berbunga“-nya Rhoma Irama . #tsaaah

Ini hasil wawancara ala-ala dengan panitia. 🙂

  1. LPDP Edu Fair itu apa? Pameran pendidikan Internasional yang diikuti oleh kampus-kampus berbagai negara.

  2. Ini event tahunan ya? Betul. (Nah pengalaman penulis, biasanya waktu penyelenggaraan Edu Fair ini bersamaan dengan ulang tahun LPDP bulan Januari -penulis)

  3. Segmen pesertanya? Pencari beasiswa baik yang nantinya di LPDP atau di lembaga-lembaga lain. Jadi nanti bakal ada stand LPDP dan penyedia beasiswa lain ya.
  4. Apa sih bedanya dengan Jakarta-Jogja-Surabaya? Bedanya cuma jumlah stand. Sebagai informasi, hingga saat ini Jakarta adalah venue dengan stand yang terbanyak.
  5. Untuk stand-stand yang datang? Kampus/universitas luar negeri, pemerintah perwakilan negara, lembaga bahasa asing dan universitas dalam negeri.
  6. Kuota per venue? Target minimal 15.000 per venue. Jakarta sudah full bahkan melebihi. Menyusul Jogjakarta dan kemudian Surabaya.
  7. Pendaftaran hingga kapan? Tanggal 30 Januari 2017 dan GRATIS
  8. Pendaftaran menggunakan apa? Semua melalui evenbright
  9. Apakah pendaftaran on the spot ada? Tidak ada on the spot.
  10. Jika belum memenuhi kuota apakah akan dibuka pendaftaran kembali? Belum tahu, nanti jika ada kabar terbaru akan kami publish di website https://lpdpedufair.com. So keep in touch ya.
  11. Untuk pegawai Kemenkeu bagaimana? Khusus Jakarta, dapat freepass. Untuk Jogjakarta dan Surabaya tidak dapat freepass. Kenapa? karena pertama lokasi di Jakarta ada di wilayah Kemenkeu (Gedung Dhanapala). Kedua, untuk di Jogjakarta lokasinya di UMY dan Surabaya di UNAIR jadi target pasarnya kemungkinan banyak adalah mahasiswa dan “mantan“. 
  12. Lokasinya sendiri bagaimana? Jakarta di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan [lokasi disini], Surabaya di Airlangga Convention Centre UNAIR [lokasi disini], Jogjakarta di Sportorium UMY [lokasi disini]. Tanggalnya ada di banner atas ya. 

So, ini hasil spot hunting. Inget, ini bukan official ya. 🙂


Rempah-rempah download

  1. Exibition Plan Venue Jakarta  [download]
  2. Exibition Plan Venue Surabaya [download]
  3. Exibition Plan Venue Jogjakarta (not informed)

Update: Jakarta, 1 Februari

8 thoughts on “Berkunjung ke Edu Fair 2017

  1. ndu.t.yke says:

    Ex muridku, yg kutahu ada hmmm…. brp ya…. sekitar 5 yg LPDP awardee. 2 ke Usyd, 1 ke UNSW, 1 ke London & 1 lg ntah ke UK bagian mana 🙂 Sayangnya yg ke Usyd dan UNSW baru tiba setelah aku n Suami balik dr Sydney. Jd ga sempet heboh-hebohan temu kangen deh 🙂

    • Triyoga AP says:

      Hehehe. . Waaah, jadi pengen bagian dari diaspora. Kalo pas kuliah dulu, kangen Indonesia bagian apa nih mbak?

      Dulu dosen dimana mbak? Maksudnya itu murid-murid dari kampus mana?

      • ndu.t.yke says:

        Waktu disana, hmmm….. Aku kangen sama kemudahan mencari makanan halal dan tempat sholat, hehehe. Aku guru SMA, Mas. Mereka muridku di sekolah.

      • Triyoga AP says:

        Kangen beli makan di pinggir jalan yang murah ya? hehehe. . Oalaah, wah berarti ya sudah lama gak ketemu mungkin ya mbak. Dari lulus sampai ketemu bukan di negeri sendiri. 🙂

      • ndu.t.yke says:

        Klo sama anak lulusan 2008 sih masih ketemu krn saya kadang diundang ke nikahan mereka. Trs reuni kecil2an disana, hehehe. Trs sejak lulus jg bbrp dr mereka masih main ke rmh saya, ikutan bazaar bareng dll. Saya abis lahiran jg dijenguk ke rumah. Klo dgn angk sesudahnya ya cm komunikasi via twitter, FB, ya via medsos aja.

      • Triyoga AP says:

        Hehe. . Tapi seneng juga ya mbak, dengan guru semasa SMA masih keep in touch. Mungkin karena gak begitu jauh juga kali umurnya jadi masih bisa kayak temen sebaya. 🙂 Soalnya jarang lo, yang kayak gitu. 🙂

      • ndu.t.yke says:

        Iya beda usia sama yg angk.2008 kan ‘cuma’ 8 tahun 🙂 dan iya seneng sekali masih diinget dan masih berkomunikasi sama mereka. Rasanya seperti punya friends for life, gitu.

      • Triyoga AP says:

        Olaaaaaah, nganu berarti. Emm. . Itu 8 tahun. gak sedikit ju. . ahhhh. . sudahlah 🙂
        Semoga tetep terjalin ya mbak, sampe buku halaman terakhir ditutup. 🙂

Yuks!! Ngobrol di mari.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s