Yuk! Island Hopping ke Karimun Jawa


Kali ini saya akan share perjalanan Island Hopping di Karimun Jawa. Trip ini saya lakukan madhzabnya backpacker ya, tanpa join trip (meskipun nanti buat menuhin kuota kapal, kita juga join trip). Hehe. . Artikel kali ini hanya memberikan gambaran/masukan/ide -sekaligus- persiapan kalo kalian pengen mbolang ke Karimun Jawa. Output dari artikel ini (wes koyok nota dinas ae), temen-temen sudah bisa mempertimbangkan waktu, transport dan biaya untuk hidup mbolang disana. Sedangkan untuk island hopping-nya akan saya jelaskan di next artikel.

Sooooooo, here it is!!


-History-

Sebagai preambule, sebelum ke objek lokasi travelling saya biasanya pelajari dulu sejarah disana. Gak terlalu rigid banget, meskipun cuma kulitnya yang penting tahu. Sama kayak misal suka sama orang, harus tahu keluarganya dulu, pekerjaan Bapak/Ibunya, rumahnya dimana, keluarganya asli daerah mana atau yang lain, biar pas ketemu ada rute SNSD (SKSD kaliiii) ngomong ngalor ngidul. #nyengir

Jadi gini, Kepulauan Karimun Jawa itu merupakan salah satu kepulauan yang ada di Laut Jawa. Kalo misal dilihat di peta, pulau ini diatasnya Dangdut (Jalur woooi) Pantura. Kepulauan Karimun Jawa secara administratif menginduk Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas daratan ±1.500 hektare dan perairan ±110.000 hektare.

Menurut informasi yang saya sunting dari wikipedia, sejak tanggal 15 Maret 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah Jepara sebagai Taman Nasional. Nah disini menjadi rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, mantan, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias termasuk beberapa fauna langka seperti Elang Laut Dada Putih, Penyu Sisik, dan Penyu Hijau. Selain itu tumbuhan yang menjadi ciri khas Taman Nasional Karimunjawa yaitu Dewadaru (Crystocalyx macrophyla) yang terdapat pada hutan hujan dataran rendah. Makannya gak heran nih, Bandara Karimun Jawa dinamakan Dewadaru.

Nah, kepulauan Karimun Jawa ini terdiri atas 27 pulau dengan komposisi 5 pulau berpenghuni dan sisanya tidak berpenghuni. Tidak berpenghuni ini bukannya masih hutan belantara ya, karena beberapa pulau tidak berpenghuni akan dilaui oleh trip Island Hopping yang nanti akan saya jelaskan.

Kelima pulau yang berpenghuni ini, paling besar adalah pulau Karimun Jawa. Pulau ini merupakan pulau terbesar di  Kepulauan Karimun Jawa dan menjadi pusat pemerintahan. Mayoritas agama disana Islam, dengan penduduk yang berasal dari Suku Jawa, Suku Bugis dan Suku Madura.  

Cukup ya, minimal sudah punya bahan ngobrol sama orang lokal. hehehe. .


#1. Why Karimun Jawa?

First of all, kenapa kami pilih Karimun Jawa? Pertama, momennya pas. Waktu itu saya dan istri punya waktu 1 minggu untuk bulan madu ala-ala start dari Jogja. Pilihannya banyak, Singapura, Thailand lanjut Phuket sambil panas-panasan di Phi phi Island, Bali, Lombok, Pulau Komodo, hingga treking ceria menuju Waerebo. Harapan pupus, karena sisa uang di dompet dan rekening kami berdua ngembun entah kemana. Wkwkwk. . Akhirnya kami pilih Karimun Jawa. Alasan kedua, kenapa gak Solo, Semarang, Jogja dan sekitarnya? Selain karena murah dan memang belum pernah terjamah sampai saat ini, Karimun Jawa itu gak bisa dilakukan akhir pekan karena keterbatasan jadwal perjalanan kapal(Nah nanti pembahasan lebih lanjut ada di bagian jadwal perjalanan dan transportasi).  Disamping itu rute ke Karimun Jawa itu tidak terlalu fleksibel. Beda dengan beberapa kota yang saya sebutkan ditas.

Terus jika dipikir lagi, berhubung saya sekarang tinggal di Jakarta dari semenjak snorkeling dekat Pulau Semak Daun (Pulau Seribu) pengen banget main ke Karimun Jawa tapi waktunya lagi-lagi gak mbois (ya karena kapal dan lolasi pemberangkatan gak selalu ada, dan perjalanan darat yang memakan waktu). Jadilah beberapa alasan ini menjadi latar belakang karya tulis kenapa kami memilih Karimun Jawa.

#2. Rute?

Rute sendiri, hingga saat ini kebanyakan orang-orang kesana via 2 pelabuhan, yaitu Pelabuhan Kartini (Jepara) naik Ekspress Bahari 9C dan Pelabuhan Kendal naik Ekspress Bahari 2C (baru dibuka per Agustus 2016). Bisa saja sih menggunakan pesawat via bandara Semarang (A. Yani) atau Surabaya (gak saya bahas).

Pilih Jepara, Kendal atau Semarang? Pertimbangan ketiganya adalah waktu keberangkatan, waktu perjalanan dan ongkos.

Kemarin start dari Jogja, saya pilih Jepara. Alasannya karena waktu keberangkatan (kapal dari Kendal hanya ada Rabu dan Jumat) serta transportasi (karena dari Jogja gak ada yang langsung ke Kendal. Jika via Semarang travel dari Jogja gak ada yang paling malam. Kalau gak salah dari Jogja maksimal sore. Jadi bakal lama di Semarang). 

Kalau memang gak bahas mengenai waktu dan ongkos ke Karimun Jawa. Untuk temen-temen yang menggunakan kereta dari arah Barat, saya merekomendasikan menggunakan Jalur Pelabuhan Kendal. Karena dibandingkan Pelabuhan Kartini (Jepara) yang harus 4 jam dari Stasiun Semarang (Tawang/Poncol), pelabuhan Kendal ini cuma 30-45 menit dari Semarang baik bandara/stasiun. Lumayan, pantat gak terlalu panas buat menikmati karimun. 


Transport ke Jepara, Kendal dan Semarang

(#) Pesawat >> the one and only, Bandara A Yani Semarang. Pesawat satu-satunya, yaitu Airfast. Beberapa artikel saya baca Susi Air melayani penerbangan ke Karimun Jawa, tapi pas saya telpon ternyata hanya melayani charter. Nah, saran saya berhubung keterbatasan pesawat yang menuju ke Karimun Jawa lebih baik jauh-jauh hari buat booking sheet pesawatnya. Jadwal pesawat hingga 31 Desember 2016.

(#) Kereta >> Menurut saya, paling strategis dan enak ya turun di Stasiun Semarang (Poncol atau Tawang boleh tergantung kereta berhenti dimana). Kalo mau ke Bandara A. Yani/Pelabuhan Kendal tinggal naik taksi online atau taksi offline. Untuk ke Jepara dijelaskan di travel/bus dibawah. 

(#) Travel/Bus >> Dari sekian banyak informasi di web, saya rekomendasikan temen-temen cek di website-nya TIC JeparaKompak tour atau Agen Wisata Karimun Jawa. Disana sudah sangat jelas bagaimana rute hingga ke Pelabuhan Kartini, Jepara dari Semarang, Solo, Jogja, dll.

Kami sendiri dari Jogja, menggunakan Kartika Travel (0274) 559595 pukul 23.00 di Stasiun Lempuyangan (Poin to poin). Biaya 130K. Perjalanan lancar dan kebanyakan yang naik bule. Kami berdua malah berasa turis ke Karimun. Haha. . Untuk perjalanan balik tinggal pesen saja ke nomor diatas atau di drop point Kartika Travel pas di pelabuhan. Waktunya menyesuaikan jadwal kapal mendarat di dermaga.

Sebagai alternatif, barangkali full (mohon pesan jauh-jauh hari apalagi kalo pesen peak jadwal tour) kami juga menghubungi Bejeu Travel (085338133299), Day Trans (0274) 385990 dan Malsa Travel (087838318686) tapi full. Kebanyakan jadwal perjalanan mengikuti jadwal kapal dari Pelabuhan Kartini-Karimun Jawa dan sebaliknya. 

Pernah ada teman sewa taksi dari Stasiun Poncol ke Pelabuhan Kartini biaya sekitar Rp. 350.000-Rp. 400.000 (plus nego-nego ya. :)). Mungkin bisa dijadikan pilihan jika berangkat satu tim. Atau lebih cepat nyewa mobil saja dari Semarang.

#3. Jadwal Perjalanan

Untuk jadwal pergi-pulang sendiri terserah kalian mau pilih hari apa saja. Untuk hari-hari umum biasanya sudah ditawarkan beberapa jasa tour. Nah jasa tour itu yang mungkin bisa jadi patokan kalian pilih hari. Tapi jika memang tidak ingin ikut tour saya rekomendasikan pilih hari yang kebanyakan tour adakan. Alasannya ada pada penjelasan pilih Tour atau Backpackeran. 🙂 

Saya sudah sedikit meringkas jadwal biar lebih enak menentukan hari travelling kalian.

Perlu diperhatikan!! Waktu kami mau beli tiket Kapal Siginjai dipasanglah jadwal Siginjai per bulan September. Dengan posisi jadwal keberangkatan ada 1 hari yang berangkat pukul 09.00. Asumsi saya, kemungkinan jadwal fix Siginjai ditentukan tiap akhir bulan. Jadwal dibawah, adalah jadwal normal ya. 

jadwal-karimun-jawa-kendal-semarang-jepara

#4. Naik Kapal/Pesawat ke Karimun?

Kalo ini ada hubungannya sama waktu dan kondisi ketebalan dompet ya. Tapi pertimbangan saya seperti ini.

  1. (Kapal) Ekspress Bahari 9C waktu tempuh 2 jam biaya 150.000-175.000
  2. (Kapal) Ekspress Bahari 2C waktu tempuh 2,5 jam 175.000-230.000
  3. (Kapal) Siginjai waktu tempuh 4-5 jam biaya 59.000-96.000 
  4. (Pesawat) Airfast waktu tempuh 40 menit biaya 270.000-280.000

Yang menjadi pertimbangan lagi, jika menggunakan kapal kalian langsung berlabuh di dermaga yang memang dekat dengan pusat keramaian Karimun Jawa (kebanyakan lokasi penginapan). Sedangkan bandara, kalian harus menuju sekitar 20km untuk ke pusat kota/dermaga (silahkan cek link ini) jangan kaget, jangan bimbang. Hehe.. . Nah ini yang perlu dipertimbangkan. Costnya agak nambah. Tapi jika bareng-bareng satu tim mah urusan lain. hehehe. . 

Tips dari saya, perhatikan lokasi penginapan!!. Jangan sampai lokasi penginapan dekat dermaga, ke Karimun naik pesawat. Atau sebaliknya. Kalau mau di mix silahkan, tapi perhatikan juga ongkos pengantaran ke bandara. Jalan dari pusat keramaian ke bandara (September 2016) masih sekitar 1/2 nya sudah di aspal bagus, sisanya masih jalan rusak. Waktu tempuh 45 menit normal. Lumayan wasting time juga, soalnya kebanyakan trip via dermaga dekat alun-alun (pusat keramaian).

Informasi Keberangkatan

Pastikan, baca-baca dulu kondisi cuaca, serta jadwal kapal takut pas dijadwalin malah kapal gak jalan. Nah kalo misal ekspress bahari itu biasanya update di twitter officialnya. BMKG, Ekspress Bahari (https://twitter.com/expressbahari), Airfast (http://www.airfastindonesia.com/

#5. Penginapan

Untuk pemilihan lokasi penginapan sekali lagi perhatikan dengan pusat keramaian. Seperti tadi sudah saya jelaskan, kebanyakan trip di mulai dari dermaga di pusat keramaian/dekat alun-alun. Rumah makan juga dekat alun-alun. Nah malam harinya disini juga ada rumah makan dadakan yang jual ikan bakar, souvenir, dll. Jadi penginapan dekat alun-alun sangat saya rekomendasikan.

Penginapan disini lumayan terjangkau. Saya mendapatkan penginapan seharga 125.000 untuk kamar mandi dalam, twin dan pake kipas angin dinding plus wifi. Gak pake embel-embel sarapan atau stock sabun dan aksesorisnya. Lokasinya dekat dengan alun-alun. Jalan 10 menit saja sampai. Lumayan untuk istirahat.

Tapi, kemarin trip di Karimun Jawa kami ketemu dengan turis Austria. Dia memilih yang jauh dari pusat kota karena ingin kesunyian dan ketenangan. Nah kalo kami amati, harga penginapan semakin jauh dengan keramaian semakin mahal. Karena biasanya penginapannya bagus, eksklusif dan viewnya mbois. Mereka menginap di dekat bandara, harga permalam sekitar 1 jutaan. Modyaaaaaaaaaaar. Hahaha. . 

#6. Transportasi

Untuk transportasinya sendiri gak ada angkot, taksi, atau bahkan ojek online. Haha. .  Jadi jalan satu-satunya disini buat ngebolang kesana kemari ya pakai motor. Sewa motor agak mahal. 1 hari bervariasi dari 60.000-75.000/hari (tangki kosong). 

Sebenarnya kalo misal cuma island hopping, sewa motor gak perlu. Sewa motor kami gunakan untuk explore darat dan jalan-jalan santai. Enaknya jalan-jalan disana, udaranya masih sejuk, suasananya galau-galau gimana gitu. Apalagi sama istri :). Ditambah banyak spot pantai yang indah dan yang lumayan terkenal trekking mangrove. Sebagai informasi, malam hari lampu pinggir jalan agak jarang ya. Jadi agak semi-semi horor motoran malam-malam disana. 

Uniknya di Karimun Jawa itu motor yang ditaruh di pinggir jalan kebanyakan kunci gak di cabut. Sempet kaget juga pas mau balikin motor ke pemilik, kunci suruh di colokin aja sama motornya. Usut punya usut, ya karena ini pulau. Mau maling motor, bakal ketangkap di pelabuhan. Unik. Lucu!! Bayangkan kalo di Jakarta budayanya kayak gitu. Hahaha. .  🙂 Silahkan coba sendiri dan amati dengan baik keunikan ini di Karimun Jawa. 

#7. ATM

ATM BRI deket alun-alun. Udah gitu aja

#8. Makanan

Makanan selama kami di penginapan itu letaknya di dekat alun-alun. Rumah makan satu-satunya yang ada disana (mungkin ada lagi, tapi mbuh dimana). Posisinya tepat pinggir pantai, enak e puooool. Harga makan termasuk murah. Karena menunya ada cumi dan ikan-ikan laut. Dan rasanya, kalo buat orang jawa masakannya nyantol di mulut. Passss. Pokoknya makan ada cumi, sayur, es teh, pisang, gorengan. Gak jauh dari harga 20.000. Bisa di estimasi sendiri ya! 🙂

Nah, makan malam ini juga murah. Makan malam di alun-alun, berasa makan di pinggir pantai. (meskipun juga kalo dipikir, pinggir pantai juga sih, karena alun-alunnya deket pantai. Joooos). Lesehan, dengan harga ikan bisa ditawar. Ajak ibu-ibu teman trip kalian, dijamin harga turun nukik kayak pas harbolnas kemarin. Estimasi makan malam 50.000-100.000 tergantung banyaknya lauk. Buat kami berdua cukup 50.000. Sebagai perbandingan, kami pesen 2 ikan (mbuh namanya apa), cumi asam manis sama cumi tepung ber 5 orang tiap orang cuma bayar 25.000

#9. Poin penting

  1. Listrik di Karimun Jawa sudah on 24 jam (September 2016). Jadi info ini sekaligus menghilangkan informasi yang menginformasikan listrik hanya menyala 12 jam ya. Meskipun, beberapa waktu kadang byar pet. Haha. . Tapi gak terlalu lama kok
  2. Perjalanan travel dari Jogja-Jepara kalo saya gak lupa cuma berhenti di pom bensin buat isi bahan bakar. Ditambah, jika kalian naik Siginjai 4-5 jam di laut boringnya minta ampun. Jadi siapkan cemilan-cemilan buat di jalan. Sama keberanian buat ngomong om toilet om kalo udah kebelet. 🙂
  3. Nah nyambung sama nomor 2. Baik di Siginjai ataupun di Karimun Jawa, snack dan minum agak mahalan dikit dari biasanya beli di non lokasi/transport wisata (wajar). Jika memang kalian ini nggragas mendingan bawa snack dari luar pulau ya. Pengiritan vrooooh.
  4. Berhubung travel dari Jogja-Jepara poin to poin, baru start dari Jogja mungkin pukul 12.00-an mendekati pukul 01.00. Ini yang buat kita jadi kayak tour di dalam kota Jogja. Heuheuheuheu
  5. Banyakin bawa snack/minuman kayak minuman penyejuk/jus kotakan/buah buat island hopping atau pergi ke tempat wisata darat. Karena marmantaaaaaap pas habis snorkeling!! 🙂
  6. Di dermaga Pelabuhan Kartini, ada warung makan (WM. Bu Diah). Bisa istirahat sebentar disana.
  7. Jika naik Siginjai, naiklah ke atas dek. Pemandangannya bagus. Bisa selpie sukaesih diatas kapal. 

Untuk artikel selanjutnya saya akan membahas mendingan backpacker atau pakai tour. Apabila butuh penginapan yang kami gunakan, temen-temen silahkan tulis email di kolom komentar untuk saya infokan nama penginapan dan CP-nya. Terima kasih.


Salam Jepret!! Mari selamatkan generasi bangsa dari bahaya kurang piknik dan jarang di foto. Jakarta, 12 Januari 2017 


Ini adalah artikel berseri dari trip saya (dan istri) ke Karimun Jawa. Perjalanan kami di Karimun Jawa tidak begitu banyak, hanya beberapa spot di Karimun Jawa baik darat maupun laut yang berhasil kami kunjungi.


26 thoughts on “Yuk! Island Hopping ke Karimun Jawa

    • Triyoga AP says:

      Halo mas donny, oke nanti saya kirimkan via email ke njenengan CP-nya.
      Untuk island hopping saya ikutan open trip, bisa ditanyakan juga ke CP yang saya kasih ya.

Yuks!! Ngobrol di mari.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s