Saya hanya ingin menulis!!


Mau tulisan dalam blog, dalam notes, dalam buku harian atau hanya kertas buangan ujian isinya cuma sampah curhat, buat saya yang penting menulis. Tulisan saya mungkin bukanlah salah satu tulisan dari buku-buku yang dicetak, artikel di surat kabar-surat kabar ternama, atau tulisan yang tiap hari dibaca atau di like puluhan blogger, bukan!! Tapi yang penting buat saya, saya hanya ingin menulis!

Flash fiction, cerpen, prosa, esai, karya tulis, apa itu? Saya tidak tahu menahu perbedaan itu semua. Jujur. Bahkan ketika ada yang mengatakan tulisan saya itu termasuk flash fiction, saya pun bengong, gak pernah terbesit saya menulis dan menggolongkan tulisan saya ke jenis-jenis itu semua. Apa boleh buat, saya kurang bisa mengerti arti demi arti, apalagi jenis-jenis tulisan, keinginan saya cuma satu, saya hanya ingin menulis!Β 

Saya bukan termasuk orang yang kaya ilmu, beragam ilmu, politik, sosial, budaya apalagi ilmu agama. Tulisan saya bukan menggurui, bukan pula sok jago, sok hebat, tidak. Saya menulis apa yang ada di pikiran saya, itu saja. Semua tulisan, kritikan, itu bukan untuk siapapun, tapi itu untuk saya, masukan saya, kritikan saya. Jadi jangan anggap saya sok, sok suci lah, sok keren lah, sok mengguruilah. Apalagi dalam blog saya, keinginan saya cuma satu, saya hanya ingin menulis!

Kalau boleh dikata, saya bukan termasuk golongan orang yang suka membaca. Orang yang gampang bosan seperti saya ini, kadang semangatnya cuma semangat krupuk, mentalnya, mental tempe, semangat membara dibakar api, tapi kadang mlempemnya cepet kalo buat baca. Saya masih kurang tahu, bagaimana hubungan dengan kualitas tulisan, bagaimana tulisan yang bagus, bagaimana tulisan yang best seller sampai keluar negeri, bagaimana tulisan yang nyeni, saya gak tahu, saya benar-benar gak tahu. Berharap lebih, jadi penulis handal, jadi penulis yang memiliki berjuta penggemar, buku dimana-mana, seminar dimana-mana, itu sudah impian, tapi untuk saat ini, saya tidak mematok apapun, saya hanya ingin menulis!

Like, comment, itu sudah cukup menjadi semangat untuk saya, mau pembaca comment kayak apa, buat saya itu sudah menjadi satu bentuk apresiasi dari beragam ceracau-ceracau dalam tulisan saya. Saya masih harus belajar dari kalian dalam menulis, atau sekedar berbicara mengenai kualitas baik atau buruknya, sayapun berkaca dari kalian. Yang penting, saya ingin menulis meskipun masih jauh dari tulisan yang baik, apalagi sempurna. Ingat! Saya hanya ingin menulis!

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. –Pramoedya Ananta ToerΒ 

Ceracau ini mungkin gak terlalu penting buat siapapun, saya cuma sedang kehilangan ide mencari topik yang hangat. πŸ˜€

Tulisan terkait:Β Goresan Tinta itu, Abadi.

Bandung, 3 Oktober 2012

Author: Triyoga AP

Salam kenal, panggil saja Yoga. Suka travelling dari dulu (kebanyakan solo backpacker). Suka fotografi (meskipun bukan profesional). Kadang-kadang mengisi waktu luang dengan naik gunung, camping ceria, gowes, trail running, sama woodworking. Di sela-sela kegiatan itu, saya juga masuk jamaah penyeduh kopi mandiri di rumah. Kebanyakan manual brewing. Semoga dapat bertemu di dunia nyata. Cheers!! :)

101 thoughts on “Saya hanya ingin menulis!!”

  1. wah gak sengaja bisa mampir ke sini.. Banyak juga yg sudah ditulis ya πŸ˜€
    itu dilema para blogger kayaknya kak… terus semangat menulisnya kak, walau emang suka bingung mau menulis apa >.< hehe

  2. saya juga bukan orang yang pandai dan luas ilmunya … tapi yang terpenting semangatnya mas, semangat itu bisa bikin semua yang gag mungkin jadi mungkin…. jadi tetap semangat menulisss πŸ™‚

  3. Sama deh buat hobi membacanya..hihiii..ayoo nulis aja..jangan peduli mau dibilang jelek, ga laku atau apalah. Kata bang Raditya Dika : “just shut up and write” hohohoooo…:-D

  4. Mungkin ini cikal bakalnya Mas menyukai membaca. Ada rasa ingin tahu suatu saat untuk gimana sih cara nulis yang easy reading itu, nah mau tak mau kan kita harus baca.. saya pikir semua masih dalam tahapan belajar.. apalagi saya. hehehe taulah sendiri, nggak cakap klo nulis.

    Hanya saran sih,,, baca sesuatu yang amat sangat disukai sama Mas.. nah lama-kelamaan akan bisa menjamah bacaan yang lainnya..meski tebel si buku, tapi klo suka yaaa…enjoy aja..

    tetap berbagi semangat mas..
    salam sahabat,

    1. Hehehehe. . Wah, saya sendiri bingung mode on mas. Kadang mau baca aja, masih nunggu semangat. Akibatnya kadang buku baru setengah baca langsung masuk gudang. πŸ˜€

      Salam sahabat juga mas, semoga ada inspirasi dalam tulisan kita. Insya Allah. πŸ˜€

  5. Setubuh mase.., sing penting nulis sak karepe. Gak sah nggagas bagus atau tidak, apalagi pake digolong-golongkan, mesti memenuhi aturan ini-itu atau pake kunci-kunci tertentu. Alamak.., nulis kq kayak ujian sekolah yang cuma harus tunduk pada kunci jawaban. #Ciaaak..dezs..

    Ini nulise apa didekat kompor mas, kq panas men.. :mrgreen:

    1. Hehehehe. . Iya mas. Cuma, terkadang banyak orang yang terlalu mempermasalahkan dengan menyebut tulisan kita apa, dan kita apa. Semoga mereka yang seperti itu, bisa lebih bijak. πŸ˜€

      Wahahahahha, menulis itu butuh kehangatan hati mas. Makane yo cerak2 kompor lek nulis. Hihihi

  6. kalau dalam al qur’an ada ayat yg bilang kayak gini “bacalah… bacalah dengan nama tuhanmu” => itu menurutku, kita disuruh rajin membaca biar bisa pintar secara pepatah jadul yg sering nampang d sampul buku warna coklat “membaca pangkal pandai”..

    tapi kalau bagiku..
    “menulislah.. menulislah dengan hati”
    Secara everyday is a wonderfull life. Tiap hari kita punya kisah dan hikmah yg bisa kita petik. Jadi kenapa kita tidak menulis untuk menshare selagi itu baik?

    daaan,, fenomena di kampusku…
    orang yg IPK-nya selangit belum tentu bisa nulis…

    *demikiankuliahkitahari ini*
    πŸ˜€ *nyengirimut*
    *diseblaaaakyoga*

    1. Nah itu mbak. Pan kita sama, harusnya itu kata-kata dipasang di dinding kamarmu. Hehehehe. .

      Wah wah, kalo masalah urusan IPK gak penting, saya ngeiyainnya dari dalam hati banget. πŸ˜€

      Tumben komennya bener mbak, sini-sini, saya kasih peyeum aja. :mrgreen:

    2. Kalau perintah membaca itu ada di Al Alaq ‘Bacalah’, maka ada perintah menulis juga di surat Al Qolam yang artinya pena.. hihiiii
      soalnya pernah disindir ustad nih, gara-gara pas dengerin ceramah pada gak mau nulis. heheee

      1. gak perlu terlalu memikirkan tanggapan orang mas. yang penting kitanya terus berusaha bikin tulisan yang baik. kita kan gak bisa memuaskan semua orang. πŸ™‚

      1. yowiiiis, nulis nang tembok..
        :mrgreen:
        “Jangan cuma belajar ilmu agama, Pkn saja”, kata bang tere lagi “Tapi juga harus tau bagaimana beradab dan berakhlak yang baik”

        :D.. ngepans daah ma bang tere..

  7. Hei….kenapa isinya merendah begini??? hehehe ini salah satu blog yang kudu wajib aku kunjungin klo lagi buka blog, bagus kok…teruslah menulis ^^ btw kutipan “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” dari kemaren nyari itu kutipan siapa, lupa πŸ˜€ thanx ya yog πŸ™‚

      1. iya sih, ngak semua orang pemikiran ataupun pendapatnya sama, lagi pula ini blog kamu…selama masih positif ya terserah kamu mau nulis apa *komen lebay* kutipan? buat….. ada deh hehehe

      2. haha loe tuh yog…ngak facebook ngk blog bahasnya soal yg berumur mulu deh hahaha. Ngak papa, tiba-tiba aja kepikir kata-kata itu, nah lupa yang punya kutipan itu siapa, gitu…

Leave a Reply to Triyoga Adi perdana Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s