Hidup yang Berguna


Dialah Mae Toi, seorang pengidap kanker yang di vonis umurnya tidak lebih dari 2 tahun, dialah yang mengadopsi 3 anak yang terlantar, Kitty [broken family], Mack [Penderita Polio], dan Toe [pencuri kecil]. Ketiganya benar-benar luar biasa, bermain bersama dan merasakan keindahan di sisa dua tahun umurnya. Dia bersyukur, tidak menyerah dan mengatakan bahwa 2 tahun sisa umurnya merupakan anugerah.

Keindahan hidupnya adalah dengan menikmati sisa umurnya yang menjadi sebuah pelita kehidupan bagi ketiga anaknya. Dia berkata pada anaknya bahwa,

a life that is worth, it is not a wealthy life
not an honourable life
nor a long life
but a life, that you are “a worthy person”
and a life who makes other people “worthy” also
[Mae Toi – Thai Insurance]

Sudahkah kita menjadi pribadi yang berguna bagi orang lain hingga saat ini? Apakah orang lain merasa “ada” dengan hadirnya kita? Apakah gerak langkah kita selama ini menjadi  suatu pelita bagi orang lain? Jika iya, maka teruskanlah. Tetapi jika tidak, semoga masih ada waktu untuk mengubahnya.

Rasulullah SAW. pernah bersabda bahwa, ”Orang yang paling dicintai Allah Ta’ala adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain. Amal yang paling dicintai Allah ”Azza wa Jalla adalah memasukkan kegembiraan ke dalam hati seorang muslim, menghilangkan kesulitannya, melunasi hutangnya, atau mengusir rasa laparnya.” (HR. Thabrani)

Semoga setitik ilmu kita, apapun bentuknya dapat menjadikan pelita harapan bagi orang lain, semoga ilmu yang kita miliki bukan hanya sebagai bekal kehidupan kita, tetapi juga sebagai bekal kehidupan bagi orang lain. Teruslah menjadi pelita yang menyinari impian mereka teman, karena pasti kita mempunyai pelita lain yang terus kita gengam erat hingga sinarnya meredup dan kemudian hilang.

Kehidupan yang kita jalani sekarang
bukan semata-mata dilihat dari kekayaan,
kehormatan, bahkan umur yang panjang.
Tetapi, hidup yang kita jalani sekarang
dilihat dari seberapa bergunanya kita bagi orang lain,
dan seberapa orang lain menjadi berguna karena kita.
[inspirasi: Mae Toi, Thai Insurance]

Sumber asli:

Bandung, 8 Januari 2012

Author: Triyoga AP

Salam kenal, panggil saja Yoga. Suka travelling dari dulu (kebanyakan solo backpacker). Suka fotografi (meskipun bukan profesional). Kadang-kadang mengisi waktu luang dengan naik gunung, camping ceria, gowes, trail running, sama woodworking. Di sela-sela kegiatan itu, saya juga masuk jamaah penyeduh kopi mandiri di rumah. Kebanyakan manual brewing. Semoga dapat bertemu di dunia nyata. Cheers!! :)

8 thoughts on “Hidup yang Berguna”

Yuks!! Ngobrol di mari.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s